Disaster
atau bencana menurut WHO adalah setiap peristiwa yang melebihi kapasitas
individu atau masyarakat untuk mengurangi penderitaan dan memenuhi kebutuhan
mereka yang dapat mempengaruhi masyarakat.
Sedangkan The American Red Cross menambahkan bahwa bencana melibatkan
100 orang atau lebih, 10 atau lebih kematian, dan permohonan bantuan.
Bencana
dapat dikategorikan menjadi 2 yaitu bancana alam dan bencana yang dibuat oleh
manusia. Bencana alam adalah bencana yang disebabkan oleh kejadian/ fenomena
alam misalnya : gempa bumi, tornado, banjir, angina topan dan lain-lain.
Sedangkan bencana yang disebabkan oleh manusia antara lain : kelaparan, polusi,
kebakaran, nuklir, dan lain-lain.
Kejadian
bencana tentu saja akan mempengaruhi kehidupan masyarakat khususnya
kelompok-kelompok khusus yang ada di masyarakat tersebut misalnya ibu hamil dan anak-anak. Pada bencana
gempa bumi ibu hamil rentan mangalami
persalinan 48 jam setela terjadi gempa dan anak yang dilahirkan premature.
Selain gempa bumi, tsunami juga bedampak pada kejadian defek pada bayi yang
dilahirkan dari ibu yang mengalami hipertermi pada saat hamil yang mencapai
suhu 40○. Dibawah ini ada beberapa pengaruh stress akibat gempa bumi
yang dialami oleh wanita hamil menurut beberapa penelitian, diantaranya :
·
Gempa bumi yang terjadi di Northridge, Calif pada tahun 1994 menyebabkan
stres pada masa awal kehamilan dan berpengaruh pada pendeknya usia kehamilan.
·
Gempa bumi
yang terjadi di Taiwan tahun 1999 yang menyebabkan peningkatan kejadian bayi
lahir dengan berat badan rendah.
Beberapa
penelitian yang telah dilakukan hubungannya dengan kesehatan ibu dan anak saat
bencana antara lain :
·
The prevalence of Bacterial
Vaginosis and its relation to psychological status
Penelitian ini
melibatkan 128 wanita hamil yang terdiri dari 40 responden di wilayah bencana
dan 88 responden di wilayah non-bencana. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa
wanita hamil yang berada di wilayah bencana memiliki BV (bacterial Vaginosis)
yang lebih tinggi dibandingkan dengan wanita hamilyang bearada di wilayah
non-bencana. Sedangkan dengan menggunakan State Trait Anxiety Inventory and
Traumatic Exposure Severity Scale (TESS) untuk mengukur status psikososialnya wanita hamil yang
berada di wilayah bancana memiliki kecenderungan kecemasan yang lebih tinggi
dibandingkan dengan wanita hamil di daerah non-bencana.
·
The outcome of pregnancy based on
the different time of exposure in the disaster situation
Penelitian
dengan metode mengumpulkan data dari rekam medis mengenai kelahiran preterm,
term, dan post term serta kelahiran dengan berat badan lahir rendah ini
menghasilkan data bahwa wanita hamil trimester 3 memiliki prevalensi kelahiran
postterm dan induksi saat persalinan
tinggi. Sedangkan prevalensi kelahiran preterm tinggi pada wanita yang belum
pernah hamil.
· Change in Contraceptive Methods
Following the Yogyakarta Earthquake and Its Association with the Prevalence of
Unplanned Pregnancy
Penelitian ini menggunakan 450 wanita yang sudah
menikah sebagai respondennya. Melalui kuisioner untuk mengumpulkan data
rsponden didapatkan hasil bahwa ternyata banyak wanita yang mengalami kesulitan
dalam mengakses atau menggunakan alat kotrasepsi pada saat bencana yang
menyebabkan kehamilan yang tidak terencana. Selain itu responden berharap bahwa
pada keadaan bencana mereka bisa mengakses kontrasepsi secara gratis, ada
pendidikan kesehatan mengenai metode kontrasepsi, dan tersedianya alat
kotrasepsi yang dapat diakses secara mudah
·
The Children’s Reaction and Their
Caretakers’ Condition After Yogyakarta Earthquake
Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa reaksi
atau respon dari pemberi perawatan anak akan mempengaruhi reaksi yang akan
dihasilkan oleh anak.. Selain itu pada saat bencana dibutuhkan dukungan yang
komprehensif bagi keluarga yang memiliki anak kecil.
Melihat banyaknya pengaruh bencana yang berdampak
pada kesehatan ibu dan anak maka perlu sekali memperhatikan kesehatan ibu dan
anak saat terjadi bencana, karena mereka juga termasuk kelompok rentan yang
harus diutamakan dalam penanganan bencana.




2 comments:
Halo, postingannya bagus sekali. Saya Rista. Mohon maaf, kalau tidak keberatan apa bisa berbagi info dimana bisa saya akses untuk jurnal penelitian full text nya?
Iya ambil ajah mba
Post a Comment